5 Posisi Tubuh Dalam Menjaga Kehamilan

Ketika anda sedang dalam masa kehamilan, tentu saja ada banyak sekali kendala dalam hal aktivitas sehari-hari anda karena merasa kurang nyaman. Perubahan pada fisik yang terus berubah selama masa kehamilan membuat anda perlu memperhatikan posisi yang aman dan nyaman untuk kehamilan anda. Berikut 5 posisi untuk menjaga kehamilan anda yang di kutip dari web http://www.solusisehatku.com/.

Menjaga Kehamilan

Berjalan dan Berdiri

Bagi anda yang penuh aktivitas dan aktif bergerak, anda harus memperhatikan gerak tubuh anda. Pastikan kepala dan bahu tetap tegak ke depan dan kaki sama rata untuk menjaga keseimbangan beban badan. Oleh karenanya ibu hamil tidak dianjurkan untuk memakai sepatu dengan hak tinggi karena dapat membuat badan menjadi condong ke depan dan juga membuat badan cepat pegal dan mengganggu kesehatan.

Di usia kehamilan tua sebaiknya jangan terlalu lama berdiri dengan posisi yang sama. Kalaupun anda harus berdiri, usahakan menopang beban tubuh pada salah satu kaki sementara kaki lainnya beristirahat. Setelah beberapa menit kemudian berganti menopang dengan kaki satunya dan lakukan secara bergantian tiap lima hingga lima belas menit.

Duduk

Ibu hamil disarankan untuk duduk dengan posisi punggung lurus dengan bahu ditarik ke belakang. Bertambahnya berat badan saat hamil akan berpengaruh terhadap otot sehingga menimbulkan rasa nyeri pada bagian tubuh tertentu yang akhirnya membuat anda merasa tidak nyaman. Bersandar pada kursi maupun sofa akan membuat anda merasa nyaman dengan menyandarkan pinggul dan bahu untuk merelaksasi tubuh anda. Duduk juga merupakan sarana penting untuk mengurangi rasa nyeri pada kaki akibat menahan beban berat badan selama kehamilan. Ubahlah posisi anda setidaknya tiap 30 menit dari posisi awal untuk mencegah keram pada kaki.

Bangun dari tidur

Ibu hamil akan seringkali sulit untuk bangun dari posisi tidur, untuk mengatasinya anda dapat menggunakan cara dengan memiringkan tubuh terlebih dulu kemudian menopang dengan tangan untuk bangkit duduk dan biarkan sejenak untuk bernafas agar rileks.

Mengambi sesuatu

Wanita yang sedang hamil akan lebih kesulitan untuk mengambil sesuatu yang posisinya berada di bawah atau lebih rendah dari badan. Solusinya adalah dengan mengatur posisi tulang punggung agar tegak lurus dengan sedikit demi sedikit menekuk salah satu kaki agar dapat meraih benda tersebut. Agar lebih aman, anda dapat berpegang terhadap sesuatu seperti meja atau lainnya disekitar untuk menjaga keseimbangan badan dan juga membantu untuk berdiri kembali.

Mengangkat benda

Sebelum anda mengangkat sesuatu benda ada baiknya anda memperhatikan berat beban benda tersebut. Ibu hamil tidak disarankan untuk mengangkat beban yang lebih dari 5 kg dalam waktu yang lama. Untuk mencegah hal yang tak di inginkan sebaiknya ibu hamil tidak melakukan atau mengangkat beban selama kehamilan. Ada baiknya untuk meminta bantuan orang di sekitar untuk membantu anda mengangkat benda tersebut.

5 Fakta Tentang USG Yang Harus Ibu Hamil Ketahui

Wanita hamil tentu pada umumnya melakukan USG ketika pemeriksaan ke dokter kandungan. Tes ini menggunakan gelombang suara dalam frekuensi tinggi yang tak akan terdengar oleh telinga manusia.

Ketika melakukan pemeriksaan USG, hasilnya bisa di lihat dalam bentuk video. Hal ini dapat menjadi keuntungan bagi dokter maupun ibu hamil karena dapat melihat gambar bayi dalam kandungan, kantung ketuban, plasenta dan juga ovarium.

usg kehamilan

Berikut fakta tentang USG yang perlu ibu hamil ketahui

  1. USG dapat dilakukan dengan Topikal maupun Transvaginal

Prosedur pemeriksaan USG yang normal umumnya dilakukan dengan cara topikal, yaitu dengan gel sebagai media yang kondusif yang membantu kualitas gambar. Namun jika menggunakan prosedur transvaginal, probe tubular dimasukan ke dalam saluran vagina. Hal ini meningkatkan gambar yang dihasilkan namun jarang yang menggunakan cara ini.

  1. USG aman bagi bayi dan ibu hamil

Produr USG tidak membahayakan bagi bayi dan ibu karena tidak memakai radiasi seperti sinar-x. Ibu tidak perlu khawatir dengan prosedur ini karena benar-benar non-invasif.

  1. USG dilakukan pada kehamilan 20 minggu

Prosedur USG dilakukan pada saat usia kandungan sudah 20 minggu sehingga memungkinkan dokter memeriksa pertumbuhan janin. Di usia kehamilan ini, anggota tubuh janin sudah terbentuk dengan baik dan memudahkan untuk menangani setiap masalah.

  1. Prosedur tidak membuat ibu merasa tak nyaman

Gel yang digunakan tidak akan menodai pakaian ibu dan juga mudah dibersihkan. Ibu tidak perlu ganti pakaian rumah sakit dan juga tidak memakan waktu lebih dari 30 menit.

  1. USG dapat dilakukan di awal kehamilan

USG pada awal kehamilan hanya untuk mendeteksi keberadaan lebih dari satu janin dalam kandungan (bayi kembar atau triplet maupun lebih). Ini juga dimaksudkan untuk mengetahui tanggal jatuh tempo dan juga usia kehamilan.

Baca juga tanda kehamilan bayi laki laki tanpa melalui USG

Bahaya Keputihan Bagi Bayi dan Ibu Hamil yang Wajib Anda Ketahui

Bahaya keputihn. Ketika Anda merasakan ketidak nyamanan di bagian kewanitaan atau mis V, sampai-sampai membuat Anda merasa gatal, panas samapi sakit di sekitar area kewanitaan, mungkin saja Anda tengah mengalami gangguan kewanitaan yang memang telah terinveksi oleh jamur, virus, parasit atau bahkan bakteri. Keputihan hampir dialami oleh 50% kaum wanita di dunia. Walaupun Anda tidak sendirian mengalami keputihan, namun keputihan yang abnormal sangat membutuhkan penanganan yang serius, karena bisa menyebabkan bahaya keutihan terutama pada ibu hamil dan janin yang ada di dalam kandungan seperti dilansir pada huffingtonpost.com.

bahaya keputihan saat hamil

Bahaya keputihan saat hamil sangat membutuhkan penanganan yang serius, dan hal ini bisa diketahui dengan beberapa gejala, seperti keluarnya cairan yang disertai dengan aroma bau yang tidak sedap, cairan yang keluar berwarna kehijauan bahkan kecoklatan, adanya rasa gatal yang berlebihan, bahkan rasa sakit ketika Anda tengah buang air kecil.

Berikut ini ada beberapa bahaya keputihan bagi ibu hamil yang wajib Anda ketahui, yaitu:

  1. Kelahiran premature

Keputihan yang muncul yang ditandai dengan adanya cairan yang lebih kental, memiliki bau wamis serta rasa gatal yang bisa memicu iritasi pada bagian vulva. Keputihan yang terjadi pada ibu hamil jenis ini bisa mengakibatkan rasa nyeri ketika melakukan hubungan suami istri. Bahkan adapun penyebab keputihan pada ibu hamil jenis ini yaitu adanya mikroorganisme yaitu candida albicans. Dan jika keadaan ini terus menerus dibiarkan, maka bisa menyebabkan kelahiran premature pada janin yang ada di dalam kandungan.

  1. Ketuban pecah sebelum waktunya

Keputihan yang abnormal biasanya ditandai dengan munculnya cairan yang memiliki warna kekuningan, berbau amis serta ketika muncul rasanya sedikit gatal. Biasanya keputihan jenis ini disebut dengan vaginosis bakterialis yang bisa menyebabkan ketuban menjadi pecah sebelum waktunya tiba.

  1. Berat badan bayi rendah

Keputihan yang berupa iritasi yang terjadi di sekitar gentil dengan munculnya rasa panas juga gatal. Dalam keadaan yang parah, bisa menyebabkan rasa nyeri pada daerah vulva juga daerah paha, perineum dan saat senggama. Penyebab utama dari keputihan ini yaitu protozoa trichmonas vaginalis, yakni dikeluarkan melalui hubungan suami istri. Dampak untuk ibu hamil yaitu lahirnya bayi dengan berat yang sangat rendah.

Ternyata keputihan bukan hanya terjadi pada orang dewasa, balita dan bayi juga bisa mengalaminya. Berikut ini ada beberapa bahaya keputihan bagi bayi yang wajib para ibu ketahui

Siapa bilang keputihan hanya terjadi pada orang dewasa atau bahkan pada ibu hamil. Karena pada kenyataannya keputihan juga bisa di alami oleh bayi juga balita. Pemicu utama terjadinya keputihan pada bayi atau balita yaitu hormon serta infeksi. Penggunaan minyak juga bedak yang berlebihan di daerah kemaluan si kecil bisa menyebabkan munculnya infeksi. Sama halnya dengan keputihan yang kerap kali di alami oleh orang dewasa, namun keputihan pada bayi atau balita tidak memiliki bau juga tidak gatal, maka keputihan ini masih dikategorikan aman. Namun jika si kecil mengalami kesakitan, kemerahan di daerah kelaminnya, bahkan menangis ketika ia buang air kecil, maka segeralah konsultasikan kepada dokter. Sehingga pengobatan bisa dilakukan sejak dini.

Minyak Ikan Nutrisi Tambahan Untuk Meningkatkan Kecerdasan Otak Anak

Banyak faktor yang mempengaruhi kecerdasan otak anak diantaranya yaitu faktor lingkungan, genetik dan asupan nutrisi. Untuk mengoptimalkan tumbuh kembang dan kecerdasan otak anak, Anda harus mencukupi semua kebutuhan nutrisi dengan memberikan asupan makanan yang bergizi. Salah satu sumber makanan yang mengandung nutrisi untuk menunjang kecerdasan otak anak yaitu minyak ikan. Seperti yang kita ketahui bahwa ikan adalah sumber makanan dengan kandungan asam lemak omega-3 yang berguna untuk kecerdasan otak anak.

minyak ikan untuk anak

Asam lemak omega-3 memilikin peranan yang sangat penting dalam meningkatkan kecerdasan otak. Jenis ikan yang banyak mengandung omega-3 yaitu ikan tuna, ikan salmon dan ikan laut lainnya yang rendah merkuri. Namun terkadang Anda menghadapi kendala dimana anak tidak menyukai ikan. Untuk mengatasi hal tersebut Anda bisa menyiasatinya dengan memberikan minyak ikan untuk anak.

Kandungan nutrisi yang terdapat pada minyak ikan sangat bermanfaat sebagai nutrisi kecerdasan anak. DHA, vitamin A dan D yang terkandung didalam minyak ikan berguna untuk menjaga kesehatan mata, tulang dan kecerdasan otak. Mengkonsumsi sumber makanan yang mengandung asam lemak omega-3 dalam jangka waktu yang cukup lama akan memberi dampak positif dalam menunjang kecerdasan anak.

Dalam mempersiapkan kehamilan yang sehat serta melahirkan seorang anak yang cerdas, Anda bisa mengkonsumsi minyak ikan secara rutin. Untuk melengkapi kebutuhan omega-3 sebaiknya Anda jangan hanya mengandalkan konsumsi minyak ikan. Banyak sumber makanan lain yang bisa Anda kombinasikan dengan minyak ikan dalam rangka mencukupi kebutuhan nutrisi untuk mempersiapkan kehamilan yang sehat.

Beberapa Manfaat Minyak Ikan Untuk Anak

  • Meningkatkan kecerdasan

Anak-anak yang mendapat asupan nutrisi seperti omega-3 dalam jumlah yang cukup akan memiliki tingkat kecerdasan yang lebih baik. Kandungan omega-3 pada minyak ikan bermanfaat untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak. Minyak ikan atau makanan yang mengandung omega-3 lainnya bisa Anda berikan dengan jumlah yang mencukupi ketika usia batita. Hal ini karena pada usia tersebut perkembangan otak anak berlangsung sangat pesat.

  • Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Minyak ikan juga ternyata bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh anak. Menurut sebuah studi membuktikan bahwa anak-anak yang mendapatkan asupan minyak ikan secara rutin memiliki sistem kekebalan tubuh dua kali lebih baik daripada anak yang tidak mengkonsumsi minyak ikan.

  • Menjaga kesehatan indera penglihatan

Kandungan DHA yang terdapat di dalam minyak ikan ternyata tidak hanya bermanfaat untuk meningkatkan kecerdasan otak saja, namun DHA juga berperan penting dalam menjaga kesehatan indera penglihatan pada anak. Minyak ikan yang diberikan secara teratur akan bermanfaat untuk mempertajam penglihatan anak.

  • Meningkatkan fokus anak

Anak-anak yang mendapat asupan minyak ikan memiliki fokus yang lebih baik. Selain itu, kandungan nutrisi minyak ikan dapat meningkatkan konsentrasi anak. Dalam hal ini tentunya nutrisi seperti DHA memiliki peranan yang sangat vital.

Pemberian minyak ikan untuk anak memang dianjurkan untuk melengkapi kebutuhan nutrisi di setiap tahap perkembangannya. Namun dalam hal ini Anda juga tidak boleh mengabaikan kebutuhan nutrisi yang lainnya. Untuk mengoptimalkan perkembangan anak sebaiknya Anda mencukupi semua kebutuhan nutrisi dan melengkapi dengan pemberian minyak ikan. Selain itu, Anda juga harus mulai mengajarkan pada anak untuk mengkonsumsi ikan karena bagaimanapun kandungan omega-3 yang lebih tinggi terdapat pada ikan dan lebih baik dikonsumsi secara langsung.

Kesehatan anak solusisehatku.com

Mengenal Beberapa Hormon Yang Berperan Dalam Proses Persalinan

Hormon merupakan zat kimia yang di produksi oleh kelenjar endokrin. Tidak dipungkiri bahwa setiap siklus yang terjadi pada wanita dipengaruhi oleh berbagai jenis hormon. Diantaranya yaitu siklus mentruasi, kehamilan maupun proses persalinan. Pada kesempatan ini penulis akan mengulas tentang beberapa hormon pada persalinan.

hormon pada persalinan

Pada tahap awal kehamilan, hormon progesteron dibutuhkan untuk melindungi janin di dalam rahim. Namun, produksi hormon progesteron akan menurun menjelang persalinan karena fungsi dari hormon tersebut sudah tidak dibutuhkan lagi. Hormon yang berperan dalam persalinan diantaranya yaitu oksitosin, prostaglandin dan estrogen. Produksi hormon tersebut akan meningkat untuk membantu melancarkan proses persalinan.

Berikut Hormon Yang Berperan Dalam Proses Persalinan

  1. Estrogen

Salah satu hormone yang berperan dalam proses persalinan yaitu estrogen. Produksi hormone estrogen akan meningkat menjelang persalinan. Hormon tersebut berperan penting dalam menstimulasi kelenjar mamae dan kontraksi rahim.  Estrogen diproduksi pada waktu hamil sampai melahirkan oleh plasenta.

  1. Oksitosin

Oksitosin merupakan hormone yang dihasilkan di hipotalamus dan akan meningkat pada waktu hamil. Oksitosin berperan penting dalam mengurangi stres, membuat ibu hamil merasa lebih tenang dan membantu penyerapan nutrisi. Hormon oksitosin akan meningkat menjelang persalinan sehingga menyebabkan kontraksi dibagian otot-otot polos uterus untuk mendorong kepala bayi. Disamping itu hormone ini berperan penting dalam menstimulasi saluran ASI dari alveolus menuju ke payudara. Biasanya hormone ini akan meningkat jika terjadi stimulasi pada bagian puting payudara.

  1. Prostaglandin

Hormone prostaglandin berperan penting dalam menstimulus proses persalinan. Prostaglandin bekerja sama dengan estrogen dan oksitosin untuk menstimulus otot-otot polos. Produksi hormone ini berlangsung di dalam rahim dan akan meningkat menjelang persalinan. Lebih tepatnya hormone ini berperan penting dalam menstimulasi otot pada uterus sehingga menyebabkan kontraksi. Perlu Anda ketahui bahwa hormone yang satu ini terdapat juga di dalam sperma laki-laki. Ahli kesehatan biasanya menyarankan pasangan suami istri untuk berhubungan intim jika waktu persalinan telat dan melewati batas waktu.

  1. Endorphin

Endorphin adalah salah satu jenis lhormon yang memberikan efek tenang. Selain itu, hormone ini juga berperan penting dalam menghilangkan rasa sakit pada waktu persalinan. Produksi hormone ini akan meningkat pada waktu hamil dan akan memuncak menjelang persalinan.

  1. Prolaktin

Produksi hormone prolaktin dipicu oleh estrogen. Prolaktin berperan penting dalam menstimulus kelenjar susu untuk menghasilkan ASI. Hormon ini meningkat pada waktu hamil dan puncaknya menjelang persalinan dan berperan penting dalam memproduksi air susu.

  1. Relaksin

Relaksin adalah salah satu hormone pada persalinan yang berperan penting dalam membantu melunakkan bagian serviks untuk mempermudah jalan kelahiran bayi. Disamping itu, hormone ini membantu mengendurkan otot panggul yang memudahkan proses keluarnya bayi. Hormon ini dihasilkan oleh korpus luteum.